Terkini.News | Cibinong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan terus memperkuat pengelolaan dan perlindungan arsip daerah dengan mendorong transformasi arsip fisik ke dalam bentuk digital.
Salah satunya melalui program alih media arsip vital berupa Buku Induk Sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bidang Pengelolaan Kearsipan dan Sistem Informasi Kearsipan melalui Tim Layanan Otomasi Kearsipan. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor dalam menjaga keberlangsungan arsip yang memiliki nilai guna penting bagi penyelenggaraan administrasi dan pelayanan pendidikan.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Irwan Irawan, mengatakan alih media arsip merupakan langkah strategis untuk memberikan perlindungan terhadap arsip vital sekaligus memastikan informasi di dalamnya tetap dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Arsip Buku Induk Sekolah merupakan bagian penting dari rekam administrasi pendidikan. Karena itu, perlu dilakukan upaya penyelamatan dan perlindungan agar arsip tersebut tetap terjaga, tidak mudah rusak atau hilang, serta dapat ditemukan kembali dengan lebih cepat ketika dibutuhkan,” ujar Irwan.
Ia menjelaskan, proses alih media dilakukan secara terstruktur, mulai dari pemindaian dokumen fisik, pengolahan, penataan, pemberian identitas arsip, hingga penyimpanan dalam media elektronik yang aman.
Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar mengubah arsip dari bentuk fisik menjadi digital, tetapi juga memastikan arsip dapat dikelola secara sistematis sehingga mendukung efektivitas dan efisiensi layanan kearsipan.
“Dengan adanya arsip digital, risiko kerusakan terhadap arsip fisik dapat diminimalkan. Di sisi lain, proses penemuan kembali dan pemanfaatan informasi arsip juga menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien,” jelasnya.
Program alih media tahun 2026 menyasar arsip vital Buku Induk Sekolah pada satuan pendidikan tingkat SD dan SMP di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.



