Terkini.News | SURAKARTA — Di tengah padatnya aktivitas mengasuh pesantren, membina umat, mengajar, berdakwah, serta menjalankan berbagai amanah keagamaan dan kelembagaan, Dosen Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta Dr. KH. Ahmad Muhamad Mustain Nasoha ini menunjukkan bahwa tradisi besar ulama Nusantara dalam menulis kitab tetap hidup dan berkembang di tengah zaman modern.
Pada usia yang masih relatif muda, 34 tahun, ulama asal Surakarta ini sampai Agustus 2026 telah menghasilkan sedikitnya 18 karya keislaman berbahasa Arab dalam berbagai disiplin ilmu, dan masih terus berkarya demi memberikan manfaat kepada masyarakat dan memberi sumbangsih dalam keilmuan Islam. Sebuah capaian yang tidak sederhana, karena menulis kitab berbahasa Arab menuntut keluasan literatur, ketelitian ilmiah, kemampuan bahasa, kedalaman penguasaan turats, serta ketekunan yang panjang.
Produktivitas tersebut menjadikan Dr. KH. AM. Mustain Nasoha sebagai salah satu figur ulama muda yang menarik perhatian dalam tradisi intelektual pesantren. Ia tidak hanya aktif menyampaikan ilmu melalui pengajian dan forum keagamaan, tetapi juga berusaha mengabadikannya dalam bentuk karya tulis yang dapat dibaca, dikaji, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Saat ini, Dr. KH. AM. Mustain Nasoha mengemban sejumlah amanah penting, antara lain sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Al Mustainiyyah Surakarta, Ketua Komisi Fatwa MUI Surakarta dan Ketua Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren se-Indonesia (MP3I) Kota Surakarta. Keluasan keilmuannya tampak dari tema karya yang tidak berhenti pada satu bidang. Ia menulis mulai dari ushul fikih, fikih, fikih perbandingan empat mazhab, nahwu, i‘rab, qira’at, hadis, musthalah hadis, Ulumul Qur’an, tafsir, tauhid, adab, munakahat, zakat, haji dan umrah, sejarah ulama, hingga sastra dan tradisi keislaman.
Berikut 18 judul Kitab berbahasa Arab yang telah ditulis Dr. KH. AM. Mustain Nasoha:
1. Rawḍ al-Badī‘ fī Ikhtilāfāt al-Uṣūl bayna al-Madhāhib al-Arba‘ah — membahas Ushul Fikih Empat Mazhab, setebal 115 halaman.
2. Tuḥfat al-Rāghib fī Sharḥ al-Taqrīb — karya dalam bidang fikih, setebal 518 halaman.
3. Mishkāt al-Fakhriyyah fī Anwār Ḥayāt al-Shaykh Fakhr al-Rāzī — karya manaqib tentang KH. Fakhrurrozi Mikdhol, setebal 143 halaman.
4. Kashf al-Masālik fī I‘rāb Alfiyyah Ibn Mālik — membahas i‘rab, bahasa Arab, dan ilmu nahwu, setebal 717 halaman.
5. Durrah al-Nājiyah Sharḥ al-Ājurūmiyyah — syarah dalam bidang ilmu nahwu, setebal 160 halaman.



